August 21st, 2015

Dankie Urun Suara dalam “Prison Songs – Nyanyian yang Dibungkam”

Prison SOngs launchingHari ini mas gimbal pembetot gitar kami akan tampil bersama beberapa kawan di acara ini. Sejak Desember 2014 lalu ia memang sudah bolak-balik ke Antida Music Studio untuk merekam 1 track berjudul “Sekeping Kenangan” yang nangkring jadi track pertama di album berjudul “Prison Songs – Nyanyian yang Dibungkam” ini. Beritanya ada di sini

Keenam lagu di album ini ditulis oleh para tahanan politik yang dituduh terlibat gerakan komunis sejak 1965 hingga awal 1970-an, dari dalam penjara. Semuanya belum pernah direkam sebelumnya. Penggiat komunitas Taman 65 Gde Putra dan musisi blues Bali Made Mawut mengais lagu dan syair-syairnya dari para penyintas ini.

 

PSongs tracklistAlbum ini diluncurkan malam ini di Goethe Haus bersama sebuah buku berjudul sama, yang ditulis oleh teman-teman dari Komunitas Taman 65. Selain Dankie, musisi lain yang jga ikut berkolaborasi dalam album ini adalah JRX dari SID, Kupit dan Angga dari Nosstress, duo folk asal Bandung Banda Neira, Fajar Merah putra Wiji Thukul, dan Made Mawut. Selain mereka, akan tampil juga Dialita, kelompok paduan suara yang beranggotakan para penyintas 1965, menyanyikan lagu-lagu milik mereka sendiri yang mereka ciptakan semasa dalam tahanan.

 

Psongs insideBuku dan album “Prison Songs – Nyanyian yang Dibungkam” bisa didapatkan di acara malam peluncuran di Goethe Haus Jakarta, setelahnya bisa didapatkan di Taman Baca Kesiman, Bali. Pembelian dari luar Bali silakan hubungi Termana di 0815 6574080

@naviculamusic

for booking/press contact

E-mail: hello@naviculamusic.com
Mobile: +6281 2365 55790
logo-nvcl-circle

©  Copyright 2016 - www.naviculamusic.com // web: www.idixora.com