Nyepi, yang berarti hening atau sepi. Ini adalah hari raya favorit saya pribadi. Sebuah hari suci bagi umat Hindu khususnya di Bali, yang memperingati tahun baru Caka, dengan meniadakan rutinitas. Bisa dibilang ini libur yang cukup ekstrim. Cuma di Bali yang bisa “pause” selama 24 jam. Bisnis berhenti, jalan-jalan sepi, orang-orang tinggal di tempat tinggalnya masing-masing, lampu-lampu dipadamkan, semua tempat usaha tutup, bahkan airport internasionalnya pun tutup! Mengabaikan berapa banyak uang dan nilai ekonomi yang tidak berputar hari itu, Bali justru membuat sebuah gerakan penting bagi semesta dengan mengurangi emisi karbon secara drastis. Satu pulau kompak mengheningkan cipta. Di saat dunia bergerak semakin cepat, Bali berani berhenti. Semoga hari yang mulia ini lestari hingga ke anak cucu. Cinta untuk semua manusia, alam, dan masa depannya. – Gede Robi –