Tour kali ini masih merupakan rangkaian tour Navicula yang lalu, yang sempat terputus gara-gara Pilkada. Tour awal Navicula dimulai bulan Mei tahun ini, dengan deal awal total 10 kota di area Jawa Tengah, yang bulan Mei sempat dirampungkan 4 kota, bersama grup band senior, Netral, dari tanggal 8 – 11Mei 2008, meliputi kota: Boyolali, Karanganyar(Solo),Sleman(Jogja), dan Wonogiri.
Dalam rangkaian tour mereka yang kedua ini, masih bersama band Netral, mereka menjajaki kota-kota: Kebumen, Purworejo, Bantul(Jogja) dan Klaten, empat kota yang berturut-turut dimulai dari tanggal 6 – 9 Agustus 2008. Total 8 kota dari rencana 10 kota yang telah direncanakan sebelumnya, karena 2 kota lainnya yang tidak disebutkan bermasalah dengan ijin acara.
Sama seperti tour bagian pertama, tour mereka kali ini pun mendulang sukses dengan jumlah penonton berkisar 10-11 ribu pengunjung setiap malamnya, seperti yang dijelaskan oleh Hardy, Ketua team Rocket, event organizer yang mengatur tour Navicula dan Netral di Jawa Tengah. Di setiap kotanya, mereka menggelar konser di alun-alun /stadion pusat agar mudah diakses penonton, dengan kelengkapan keamanan dan fasilitas memadai yang sebelumnya telah disiapkan dengan sangat profesional, cermat dan matang.
Di sela-sela jadwal tour yang padat ini, Navicula dengan bantuan street team (fans club) mereka untuk areal Jawa Tengah, tetap aktif mengisi waktu dengan interview radio dan TV setempat. “ Mumpung kami ada di sini, dan banyak teman-teman kami yang nyariin slot interview, ya, kami dengan senang hati menjalaninya. Syukurnya kami sebelumnya sudah menjalin hubungan dengan memberikan info via situs kami di myspace kepada fansclub kami, sehingga jadwal tour kami sudah mereka tahu lebih dulu,” jelas Robi, frontman Navicula yang juga langsung menangani manajemen band ini. Selain tour yang diatur di atas, Navicula juga menambah jadwal main mereka di pusat kota pelajar, Jogjakarta, dengan 2 acara pertunjukan, yaitu di Otosport Café, tanggal 11 Agustus, dan Boshe Club tanggal 12 Agustus. Untuk acara di Otosport café, mereka banyak dibantu oleh manajemen band Seek Six Sick, dan acara di Boshe berkat bantuan dari Erick Soekamti, frontman band punk Endank Soekamti, yang notabene adalah sohib dekat Navicula.
“ Untuk gabungan tour Jateng tahun ini kita total di jalan cuma 13 hari… tapi dengan 10 kali konser, 3 radio interview, 3 interview majalah, 1 live TV, dan 1 interview untuk salah satu video dokumenter Jogja tentang isu lingkungan. Praktis kita hampir nggak ada waktu istirahat. Tiap hari kita main dan jalan. Capek tapi senang, memang begitulah seharusnya band beraktivitas saat tour,” tutur Navicula mengenai kegiatan mereka selama tour.
“Tour kali ini team kita hanya terdiri dari 8 orang (termasuk band), melibatkan Igo Telephone selaku road manager, Yoyok Harness(pemilik Harness- Bali guitar custom) selaku stage coordinator, Lakota Moira selaku dokumentasi, dan Adera Waleza, sebagai live soundman mereka. Sedang untuk crew tambahan di tiap kota, terutama Solo, kita punya fans-base loyal yang dengan sukarela membantu kita. Bantuan mereka besar banget,” terang pihak manajemen band.
Team Navicula juga memberikan oleh-oleh bagi fans mereka dimana saja setelah tur, yaitu review, galeri photo, dan 3 lagu yang direkam live saat tour, yang bisa diunduh secara gratis di Musikator.com, situs direktori musik paling mutakhir di Bali.
Informasi mengenai kesibukan selain tur, saat ini band sedang mempersiapkan album terbaru, yakni album ke-6, yang direkam di Antida Studio-Sanur, bersama Peter Heckmann, produser lawas asal Jerman. Bersamaan dengan itu band ini juga mempersiapkan peluncuran situs resmi mereka, yang saat ini tengah digarap oleh Robin Malau, arsitek website, pencipta Musikator.com, yang juga mantan gitaris band indie legendaris, Puppen.
“ Moga-moga akhir tahun ini, baik album maupun official website kita udah tinggal rilis. Untuk sekarang, sambil menunggu website, fans kita masih bisa dapat info apa saja mengenai kita di www.myspace.com/naviculabali dan musikator.com/navicula. Bisa download photo, lagu dan video gratis pula.” terang Robi lagi.






Navicula Rocks
Thanks fr d komen. mmmmm… i like vodka!
Yeah, surely they are.
We are the loyal listener of their music since 1999 (am I right ?) when they launched first album, Self Portrait.
We get the tape from Mataram Indie band, Tragic Lunch. Are those guys still active ??
Hi Funeral Remain: Thanks for your support. Yup, benar, Navicula release Self Portrait tahun 1999…
Tragic Lunch sudah bubar bro, tapi kita masih keep in touch sama personnelnya…ada yang masih di Lombok ada yang tersebar sampai ke Makassar, hehehe. they were a cool band! Navicula kadang bawa lagu mereka yang judulnya “Balada buat Bunda”…beautiful song.
Bukan di makassar, lakota. tapi si Doddy di kendari. sebelahnya makssar!
bang da kapan mau manggung di jakarta
Abay, belum tahu nih…pengen sih kalo dapat gig di Jakrta. Ada info gig nggak bro? kabar2in kita dong kalo ada acara keren yg kita bs ikutan…
all song in Self Potrait, we want here that again in digital version, coz gw kangen bgt sama lagu-lagu itu, cassete gw pitanya sudah rusak. udah gw sambung-sambung yg kira2 bagus, tp msh kurang puas gw dengernya, tp untung sebagian besar gw inget semua chord guitarnya. please navicula for penggemar berat loe ini. (jgn kecewain gw,please)